Surat Menkeu yang Bikin Resah Para Guru Khawatir Tunjangan Profesi Dihentikan

4 April 2009 § Leave a comment

suratdepkeuKini guru banyak yang resah. Bagaimana tidak galau, ada kabar tunjangan profesi (TP) mereka akan dihentikan. Mengapa mereka resah?

KABAR kemungkinan penghentian pembayaran tunjangan profesi guru dan dosen mencuat menyusul keluarnya Surat Menteri Keuangan Nomor S – 145/MK05/ 2009 tertanggal 12 Maret 2009. Isi surat, rencana penghentian pembayaran tunjangan profesi guru dan dosen PNS dan non – PNS pada Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama.

Surat ini keluar menyusul belum adanya peraturan pemerintah (PP) dan perpres (peraturan presiden) mengenai TP. Adapun batas waktu maksimal sampai akhir Juni 2009. Jika sampai batas waktu itu belum juga ada payung hukum, maka kemungkinan TP dihentikan sampai ada ketentuan baru.

Sesuai ketentuan UU No. 14/2005 tentang Guru dan Dosen, pemberian TP diatur melalui PP dan perpres. Namun, dua peraturan tersebut hingga saat ini masih dalam proses.

Ketua PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Pamekasan M. Ramli mengaku telah mendengar soal kemungkinan penghentian TP jika belum ada PP atau perpres. Menurut dia, jika hal itu betul – betul terjadi, akan sangat merugikan guru yang telah sertifikasi.

“Jangankan terjadi, saat ini saja guru resah. Sebab, TP itu merupakan penghargaan atas profesi guru,” katanya kemarin siang.

Atas nama PGRI, Ramli berharap pemerintah secepatnya menangani masalah payung hukum tersebut. “Saya kira, semua pihak, terutama guru, berharap agar TP tetap berjalan sebagaimana biasa,” tandasnya.

Jika surat Menkeu tersebut diberlakukan, dia khawatir akan merusak agenda sertifikasi guru dan dosen. Padahal, agenda sertifikasi baru rampung pada 2015.

“Setiap tahun ada kenaikan kuota untuk sertifikasi guru. Tahun ini mencapai 545 orang. Sementara tahun sebelumnya hanya 500 orang. Direncanakan, semua guru telah lulus uji sertifikasi pada tahun 2015,” terangnya.

Anggota Komisi D DPRD Pamekasan, Khairul Kalam, mengaku mendukung sikap PGRI. Alasannya, jika TP dihentikan, guru yang telah lulus sertifikasi dipastikan resah. “Kalau akhirnya dihentikan buat apa sertifikasi?” tandasnya.

Karena itu, dia mendesak pemerintah segera menyelesaikan problem payung hukum mengenai TP guru dan dosen. “Itu PR (pekerjaan rumah) yang harus segera diselesaikan,” tegasnya. (Radar)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Surat Menkeu yang Bikin Resah Para Guru Khawatir Tunjangan Profesi Dihentikan at ARASKA.

meta

%d bloggers like this: