Kalo bukan kita siapa lagi..??

18 September 2009 § Leave a comment

Pengertian dan Asal Mula
Bagi orang Madura, pengertian kata karapan atau kerapan adalah adu pacu sapi memakai kaleles. Perkaitan kerapan diartikan sebagai adu/pacuan sapi karena pacuan binatang lain seperti kerbau tidak disebut kerapan, tetapi mamajir. Oleh sebab itu tidak pernah dikenal istilah kerapan kerbau.

Kata kerapan berasal dari kata kerap atau kirap yang artinya berangkat dan dilepas bersama-sama atau berbondong-bondong. Ada pula anggapan lain yang menyebutkan bahwa kata kerapan berasal dari bahasa Arab “kirabah” yang berarti persahabatan. Dalam pengertiannya yang umum sekarang kerapan adalah suatu atraksi lomba kecepatan sapi yang dikendarai oleh joki dengan menggunakan kaleles.

Lahirnya kerapan sapi di Madura nampaknya sejalan dengan kondisi tanah pertanian yang luas di Madura. Tanah-tanah pertanian itu dikerjakan dengan bantuan binatang-binatang peliharaan seperti sapi dan kerbau. Karena banyaknya penduduk yang memelihara ternak, maka lama kelamaan muncullah pertunjukan kerapan sapi.

Ada dugaan bahwa kerapan sapi sudah ada di Madura sejak abad ke 14. Disebutkan ada seorang kyai bernama Kyai Pratanu pada jaman dulu yang telah memanfaatkan kerapan sapi sebagai sarana untuk mengadakan penjelasan tentang agama Islam. Oleh sebab itu ajaran-ajarannya yang filosofis dihubungkan dengan posisi sapi kanan (panglowar) dan sapi kiri (pangdalem) yang harus berjalan seimbang agar jalannya tetap “lurus”, agar manusia pun dapat berjalan lurus.

Cerita lain mengatakan, pada abad ke-14 di Sapudi memerintahkan Panembahan Wlingi. Ia banyak berjasa dalam menanamkan cara-cara berternak sapi yang kemudian dilanjutkan oleh puteranya, Adi Poday. Sang putra lama mengembara di Madura daratan dan ia memanfaatkan pengalamannya di bidang pertanian di Pulau Sapudi sehingga pertanian semakin maju.

Karena pertanian sangat maju pesat, maka dalam menggarap lahan itu para petani seringkali berlomba-lomba untuk menyelesaikan perkerjaannya. Kesibukan berlomba-lomba untuk menyelesaikan pekerjaan itu akhirnya menimbulkan semacam olahraga atau lomba adu cepat yang disebut karapan sapi.

Advertisements

Arus Mudik, Dermaga Kamal Sepi

17 September 2009 § Leave a comment

kamal dermaga

kamal dermaga

BANGKALAN,PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Kamal Kabupaten Bangkalan masih mengoperasikan delapan kapal dari total sebelas armada yang disiapkan arus mudik, karena penumpang sepi, Kamis (17/9).

Manager Operasi PT ASDP Kamal, Wildan Jazuli, mengatakan, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1430 Hijriah para pemudik yang memakai jasa penyeberang fery belum ada peningkatan yang significant. Sebab, situasi di dermaga kamal masih normal.

“Hingga saat ini belum ada lonjakan penumpang fery yang berarti. Ini terlihat dari kondisi dermaga kamal yang masih lengang,” terang Wildan di Bangkalan.

Menurut Wildan, pihaknya masih mengoperasikan delapan armada dari sebelas kapal yang telah disiapkan dalam arus mudik kali ini. Sebanyak lima kapal dioperasikan saat pagi dan sore.

“Sedangkan tiga kapal lainnya dioperasikan pada sore dan malam hari dengan memakai tiga dermaga,” ungkapnya.

Menurut Wildan, hingga sore hari jumlah pemudik yang naik fery sekitar 2.110 penumpang. Dimana yang meliputi 1.500 pejalan kaki, 600 kendaraan roda dua, dan 10 kendaraan roda empat.

“Bila dibandingkan dengan arus mudik tahun lalu, ada penurunan 60 persen untuk pejalan kaki dan roda dua. Sementara untuk roda empat ada penurunan sekitar 80 persen ,” paparnya.

Wildan menambahkan, pihaknya masih belum memberlakukan kebijakan mempersingkat waktu proses bongkar muat barang yakni 12 menit. Namun, jika penumpang fery membludak maka waktu bongkar muat akan dipangkas menjadi 8 menit.

“Kami memprediksi puncak arus mudik dari dermaga Ujung-Kamal H-2 mendatang. Kalau hal itu terjadi, kami akan operasikan seluruh armada yang ada dan waktu bongkar muat akan dipersingkat menjadi delapan menit,” ucapnya.

Menurut Wildan, sebelas armada tersebut terdiri dari tiga kapal Darma Lautan Utama (DLU), tiga kapal dari JM, dua kapal dari ASDP, satu kapal dari PT Sindu dan satu kapal dari PWT. (khacong)

Umat Islam Kota New York Kampanyekan Libur Sekolah pada Hari Raya

17 September 2009 § Leave a comment

Asyik… Beasiswa untuk 10.000 Siswa SMA

16 September 2009 § 1 Comment

Ilustrasi: Pemberian beasiswa merupakan upaya untuk menjaring dan memberi kesempatan kepada siswa-siswa berprestasi untuk terus berkembang. “Jangan sampai siswa potensial Indonesia ‘diijon’ dan diambil negara lain,” kata Fasli Jalal, Selasa (15/9).

JAKARTA, Depdiknas akan menyediakan 10.000 beasiswa bagi pelajar SMA yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi mulai tahun 2010. Beasiswa sebesar Rp 15 juta per orang ini diprioritaskan bagi siswa dari keluarga tidak mampu.

”Mudah-mudahan anggarannya disetujui oleh DPR,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Fasli Jalal di Jakarta, Selasa (15/9).

Pemberian beasiswa ini, kata Fasli, merupakan upaya untuk menjaring dan memberi kesempatan kepada siswa-siswa berprestasi untuk terus berkembang. « Read the rest of this entry »

Ini Motor Sport Baru Yamaha, Byson

16 September 2009 § 11 Comments

JAKARTA, Isu soal keinginan Yamaha melepas produk barunya, Byson, ke pasar akhirnya terkuak. General Manager Marketing and Motorsport PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) Bambang Asmarabudi membocorkannya saat berbincang dengan Kompas.com di Jakarta, Selasa (15/9).

“Sekarang kami masih uji coba Byson. Jadi, kalaupun dilepas ke pasar, mungkin baru tahun depan,” ungkap Bambang. « Read the rest of this entry »

DialUp Telkomnet Instant

15 September 2009 § 1 Comment

dialupApakah anda terkejut bahwa saya masih menulis pada blog ini cara konfigurasi koneksi Dial-up? Karena dial-up jarang sekali digunakan kalau tidak boleh dibilang sudah tidak digunakan lagi. Tetapi bila kita suatu hari melakukan perjalanan ke sebuah daerah terpencil dimana belum tersedia jaringan bandwith besar sementara anda memerlukan koneksi internet untuk mengirim atau menerima sebuah email yang penting.

Kita tidak dapat menjumpai koneksi internet Broad band di setiap daerah di negara kita yang tercinta ini, apalagi daerah yang cukup terpencil. Namun kita masih dapat menjumpai walaupun jarang jaringan telepon kabel di setiap daerah. Kita asumsikan bahwa anda mempunyai sebuah laptop yang anda bawa dalam melakukan perjalanan dan sebuah kabel telepon. Tentu saja laptop anda sudah memiliki fasilitas modem internal yang telah terinstall dengan driver yang sempurna.

Hal berikutnya yang anda perlukan untuk dapat terhubung ke internet adalah konfigurasi yang tepat untuk penyedia layanan penyedia (dalam hal ini umumnya adalah Telkom dengan produknya Telkomnet Instant). Nomor dial untuk layanan Telkomner Instant adalah 080989999 dengan user id telkomnet@instan dan password telkom. Kecepatan yang diberikan oleh koneksi ini hanya 56 kilo byte per second (kbps), sangat jauh bila dibandingkan dengan ADSL. Namun kecepatan itu sangat berarti bila anda tengah berada di sebuah daerah terpencil yang tidak ada alternatif koneksi internet yang lain.

Karena sebagian besar komputer memakai XP sebagai OS, maka saya asumsikan juga bahwa anda menggunakan OS ini untuk komputer anda. Bila anda menggunakan OS Windows 98 atau Vista Basic prosesnya sama dan menunya saja yang mungkin agak lain. Untuk memulai konfigurasi koneksi Dial up klik Start > Settings > Control Panel > Network and Dial-up Connections. Dobel klik pada Make New Connection, pilih Next, Select Dial-up to Internet, Select Manually Configure Settings dan ketik 080989999 pada nomor Dial up. Untuk user id adalah telkomnet@instan dan password telkom. Setelah semua parameter tersebut dimasukkan dengan benar maka anda hanya tinggal mengikuti petunjuk di layar sampai selesai.

Setelah selesai melakukan konfigurasi tersebut periksa apakah koneksi baru yang telah anda beri nama sebelumnya muncul dengan melihatnya pada Control Panel > Network Connection. Anda dapat menambahkan shortcut pada desktop untuk memudahkan anda mengaksesnya. Cobalah koneksi tersebut dengan klik pada Connect dan anda akan mendengar nada sambung (dial tone) seperti pada saat kita akan melakukan panggilan biasa. Bila anda tidak mendengar nada ini maka periksa kabel telepon yang terhubung ke modem anda.

TIPS: Mengingat terbatasnya kecepatan pada koneksi Dial up maka disarankan anda menonaktifkan fungsi load otomatis multimedia pada browser anda, jadi pada saat anda browsing internet maka gambar-gambar animasi atau file multimedia lain tidak tampak sehingga akan lebih mempercepat koneksi Dial up and.

Cara menonaktifkan fasilitas ini pada Microsoft Internet Explorer adalah pada tool bar atas Pilih Tools > Internet Options > pilih Tab Advance. Gulung layar ke bawah dan cari Multimedia kemudian buang tanda centang pada Play Animations, Videos dan Sounds.

Untuk Mozila Firefox pilih Tools > Option > Content kemudian lepaskan tanda centang pada Load images automatically.

Selamat mencoba, dan bila ada hal apapun yang kurang jelas silahkan tinggalkan komentar maka insya allah pasti saya respon.
**NB : kirim Saran2 anda.

Polisi Digerebek, Ratusan Petasan Disita

13 September 2009 § Leave a comment

rereBANGKALAN, Kepolisian Resort (Polres) Bangkalan berhasil menangkap pembuat sekaligus penjual petasan yang mulai beroperasi sejak bulan Ramadhan.

Identitas pelaku bernama M Syafii (32) warga Desa Jakan, Kecamatan Socah. Polisi juga mengamankan ratusan petasan dari berbagai ukuran yang siap meledak, 20 kg bubuk petasan, ratusan selongsong petasan dan bubuk sreng dor seberat lima kg.

Serta potas seberat 10 kg, arang sebanyak 14 kg, belerang seberat 0,25 kg dan peralatan pembuat petasan seperti gunting dan kayu. Barang-barang tersebut diamankan sebagai barang bukti (BB) untuk kepentingan penyidikan.

Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Suwarno, mengatakan, penangkapan itu bermula informasi dari masyarakat. Dimana menyebutkan kalau pelaku sering menjual petasan pada warga setempat.

“Lalu informasi itulah, kami tindaklanjuti di lapangan. Ternyata benar, saat petugas melakukan penggerebekan pelaku sedang membuat petasan dengan jumlah yang besar,” terang Suwarno di Bangkalan.

Kemudian, sambung Suwarno, pelaku ditangkap dan digelandang ke mapolres Bangkalan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sebab, perbuatan pelaku sudah melanggar aturan yang ada.

“Disamping itu, perbuatan pelaku juga mengancam keselamatan orang lain dan diri sendiri. Jika petasan dengan jumlah banyak itu meledak maka akan menghancurkan benda yang ada di sekitar,” ucapnya.

Menurut Suwarno, pelaku akan dijerat dengan pasal 1 ayat I Undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 ancaman hukuman 10 tahun penjara.

“Petasan memang menjadi prioritas operasi petugas dan memang menjadi tugas, mereka akan terus melakukan razia petasan hingga menjelang lebaran,” . (khacong)

Where Am I?

You are currently viewing the archives for September, 2009 at ARASKA.