Tim ITS-Unair Teliti Luapan Bengawan Solo

12 November 2010 § Leave a comment

Ilustrasi: ist.

BOJONEGORO – Tim ahli Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya meneliti banjir luapan Sungai Bengawan Solo.

Hasil penelitian bakal direkomendasikan untuk penanggulangan banjir. Peneliti ITS Puji Aji menyatakan bahwa mereka akan memfokuskan penelitian pada dampak banjir terhadap bangunan. “Kami baru mengumpulkan data awal. Ke depan, hasil penelitian ini akan menjadi rekomendasi dalam upaya penanggulangan bencana banjir dari luapan Sungai Bengawan Solo,” ungkapnya kemarin.

Dia menuturkan, bangunan yang rusak diterjang banjir luapan Sungai Bengawan Solo cukup banyak. Karena itu, nantinya mereka akan meneliti bahan konstruksi bangunan yang paling tahan terhadap terjangan banjir. “Bangunan di pinggir Sungai Bengawan Solo itu kan macam-macam. Ada yang dari papan kayu, bangunan sasak bambu, hingga beton. Nanti akan kami teliti dari sisi ketahanan bangunan hingga pengaruhnya terhadap kondisi tanah di pinggiran sungai,” urai dosen teknik sipil ITS ini.

Sementara itu, peneliti dari Unair Ahmad Fatoni mengatakan bahwa mereka akan meneliti kondisi psikologi warga di bantaran Sungai Bengawan Solo. “Ada sebagian warga yang menganggap bencana sebagai berkah. Nah, pemahaman mengenai bencana ini yang akan kami gali dari masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Bengawan Solo,” ungkapnya.

Untuk melakukan penelitian ini, tim dari ITS dan Unair akan melakukan interview secara mendalam terhadap tujuh persen populasi penduduk yang tinggal di bantaran Sungai Bengawan Solo. Nantinya, hasil dari penelitian ini akan jadi model penanggulangan bencana banjir dari Sungai Bengawan Solo. Penelitian tersebut merupakan permintaan dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) kepada ITS dan Unair.

Sementara itu, hujan deras yang membuat banjir di tiga titik wilayah Kecamatan Kota, Kabupaten Jember disebabkan terjadinya pendangkalan, penyempitan saluran air, dan penyumbatan sampah. Dengan banyaknya persoalan tersebut, dia mengeluhkan minimnya anggaran penanggulangan banjir di seluruh Jember yang hanya Rp200 juta/tahun.

“Bahkan, saat dilakukan pembongkaran terhadap selokan di depan Kantor Dispenduk Capil dan Fakultas Ekonomi Unej, beberapa waktu lalu, jumlah sampah yang menyumbat saluran air itu mencapai setengah truk sampah,” ungkap Sulhan kemarin.

Sekretaris Komisi C Ayub Junaidi menyatakan, siap memberikan anggaran yang lebih guna penanggulangan banjir tersebut. “Kami meminta, agar pada 2011 sudah tidak terjadi lagi banjir di Jalan Jawa, Mastrip, dan kawasan belakang Pendopo Bupati Jember. Anggaran untuk itu harus lebih besar lagi,” harap Ayub.(muhammad roqib/p juliatmoko/sindo) (rfa)(//rhs)

 

sumber: OkeZone.com

 

Tagged: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Tim ITS-Unair Teliti Luapan Bengawan Solo at ARASKA.

meta

%d bloggers like this: